KITA. PENCURI.

Well Said.
Animal Defenders selalu menjadi inspirasi dalam paham prikehewanan.
Di saat hampir semua umat manusia dibutakan oleh egoisme masing2. Mengejar kesenangan sendiri dan kebanggaan pribadi akan kemakmuran atau kekayaan harta benda.

Animal Defenders hadir dengan segambreng kampanye – edukasi dalam memperjuangkan hak asasi hewan dan aksinya dalam penyelamatan hewan2 teraniaya dan terlantar.

INI. Menurut saya esensinya manusia di bumi.

Sebagian kecil dari penyembuh. Sebagian besarnya perusak.
Termasuk saya.

Kucing Budug

Masih gatel mau meluruskan (lagi) soal pelekatan istilah “mencuri” bagi hewan2 yg ada disekitar kita. Bosan? Silakan. Gw gak. Ga peduli apa kata kalian, setidaknya jika satu org saja bs tergugah melalui celoteh ini, dimandikan dgn air es kala terik matahari menyengat tanpa ampun.

Mencuri.
Kucing. Anjing. Kera. Kancil.
Siapapun yg kalian tuduh mencuri itu.

Apakah mereka mencuri lebih banyak dari sekedar mengenyangkan perut mereka yg selalu rutin menggetarkan sinyal lapar alamiah?
Tidak.

Apakah mereka mengambil banyak dr kebutuhan sekali makannya dan menyimpannya di balik semak, di urukan pasir, atau bahkan di lemari makan?
Tidak.

Mereka menjalankan kodrat alami mahluk hidup. Makan untuk survival.

Patut diingat, kita lah yg berlaku sebaliknya. Ambil, keruk sebanyak2nya dr alam, buat diri sendiri, tak peduli apa.

Alam ini bisa berjalan normal saja tanpa kita, manusia.
Alam ini tidak akan compang camping jika manusia tidak ada.

Namun sebaliknya, kita akan seperti apa tanpa dukungan alam?

View original post 148 more words

Advertisements

aaaaaaand you say..?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s