Godaan terbesar..

Saat mangkel,.. emosi.. dan punya amarah tak tersampaikan emang paling gatel buat nulisin itu semua di media sosial..

Saat ini rasanya pengen banget bikin status bertubi2 buat orang *****************************************************************.

nyesekkkkkk… nahan airmata karena emosi daritadi.. hela nafas ga berkesudahan.. Istrighfar dalam hati berkali2… menahan diri untuk tidak meneriakkan satu pesan lagi yang tertahan di hati dan ujung lidah.

Boleh saja berpikir kewajiban terhadap saya sudah selesai..

Boleh saja mengatakan untuk urus keluarga saya sendiri..

Buat saya, kewajiban saya terhadap orang tua, saudara kandung atau anak, tak akan habis atau selesai sampai saya mati…

Ditinggal mati pun saya masih akan mendoakan, sebagai bentuk tanggung jawab dan kewajiban saya. Terlebih lagi, sebagai bentuk rasa kasih sayang yang diajarkan kepada saya.

Semua kata2 itu menunjukkan betapa perubahan yang dijanjikan itu masih mentah. Kata2 bijaksana hanya sekedar kata2. Kebohongan demi menguasai harta yang bukan milik sendiri. Oh memang bukan.. itu pun memang bukan milik saya.  Tapi yang jelas juga, bukan milik anda sendiri.

Saya mengoceh,… saya mengatur.. katanya. Ocehan saya adalah untuk menanggapi pernyataan2 (atau kasarnya: ocehan2) yang memang perlu ditanggapi. Saya tidak mengatur, tapi mengingatkan.

Kalau memang tidak mau menerima ocehan2 saya, seharusnya dari awal katakan tidak atau langsung tolak saja permintaan saya. Toh saya tidak mungkin memaksa karena memang saya tidak berhak. Jangan malah memberi pernyataan2 yang menyudutkan orang yang sangat penting buat saya. Ya pasti saya akan membela sesuai fakta yang ada.

Sekuat tenaga saya menahan diri tidak mengoceh2 lagi di media sosial. Tapi blog pribadi boleh dong.. Toh gak semua orang niat baca tulisan curhatan ga jelas panjang lebar begini.

Sedikit lega sudah ngomel2 di blog. Better than showing up in other’s FB’s timeline or twitter.

Tiap orang punya masalah, cara menghindari, menghadapi atau menyelesaikan masalah menunjukkan kualitas orang tersebut.

Kualitas saya belum baik, tapi setidaknya bukan yang terburuk di kasus ini.. 😀

Susah memang kalau merasa paling benar. Jangankan aturan manusia, aturan Tuhan pun bisa dibilang salah.https://i1.wp.com/www.johncderrick.com/images/sized/famous-quotes.jpg

 

https://i2.wp.com/masspictures.net/wp-content/uploads/2014/04/spiritual-quotes-on-worrying1.jpg

 

Advertisements

2 thoughts on “Godaan terbesar..

  1. Siapa orangnya? Kepooooo

aaaaaaand you say..?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s