Pendukung Cerdas dan beretika..

Aaaah.. bentar lagi Pilpres.. Pemilihan Presiden.. Yuklah ngebahas soal mendukung salah satu capres yang menjadi favorit..

Media sosial; semacam Facebook, Twitter dan blog, tentunya bikin semua pendapat  pribadi baik yang konyol ataupun pinter, bisa dibaca dan dinilai oleh orang lain. Setiap posting status atau pernyataan dukungan, dapat memancing komentar konyol, bodoh, kejam ataupun bijak.

Prabowo Subianto atau Joko Widodo. Hatta Radjasa atau Jusuf Kalla.

Buat saya, keduanya orang hebat. Hebatlah, bisa jadi capres. Saya akan berusaha senetral mungkin kali ini karena postingan ini untuk mengingatkan pada masing2 pendukung supaya bisa lebih cerdas dalam mengeluarkan pendapat. Bukan untuk berat sebelah.

Mungkin sebagai pembeda, ada yang disebut sebagai Black Campaign (Kampanye Hitam) dan Negative Campaign (Kampanye Negative).

Kampanye Hitam itu yang menyuarakan fitnah, fitnah itu hal yang tidak jelas kebenarannya, SARA bahkan cenderung mengada2 dan tidak berhubungan dengan kualitas/kapasitasnya sebagai Capres; sebagai contoh: Jokowi gak bisa sholat, Jokowi Antek2 Amerika, Jokowi orang China Kristen. Atau, Prabowo keluarganya Kristen. Prabowo gak bisa ngurus keluarga (karena cerai). Ini contoh yaa.. Saya gak terlalu tertarik mendalami Kampanye Hitam dari masing2 Capres. Jadi gak inget banget, tapi ya kira2 gini bentuknya..

Kalo Kampanye Negatif? tentunya membahas atau mengungkit hal2 negatif dari kubu lawan, yang paling santer untuk Prabowo ya Penculikan Aktivis di Tahun 98. Kalau Jokowi, seputar pengadaan Bis Transjakarta, kasus korupsi busway, semacam itu lah. Kampanye Negatif bisa lebih saya terima karena isinya opini yang berdasarkan pengamatan atau fakta, bukan asal tembak.

Secara pribadi sih, gak begitu mempedulikan Kampanye2 model begini. Manusia itu dinamis. Yang jahat bisa berubah baik dan sebaliknya. Berpegangan sama janji2 Capres pun gak akan ngaruh.

Saya tetap memilih, tapi akan lebih fokus ke alasan kenapa saya memilih yang itu dibanding yang satu lagi. Ya beda lagi kalo alasan dasarnya emang dangkal ya..

Menghina, nyinyir ataupun membodoh2i orang yang berbeda pilihan bukan lah kelas saya.

Jangan karena milih Prabowo lalu dicap gak empati sama korban penculikan. Jangan karena milih Jokowi  dan mendukung Ahok naik jadi Gubernur lalu di cap sekuler gak istiqomah dsb dsb. Bukan hak kita untuk menilai..

Kenapa sih gak bisa berprasangka baik sama orang lain. Semua orang Indonesia pasti mau yang presiden yang terbaik. Cuma memang pendapat kita ya beda2.. Dan hanya orang bodoh yang percaya manusia bisa mengalahkan agama/Tuhan.

Yang cerdas itu menggiring/mengutarakan opini secara santun dan sopan. Bukan asal jeplak karena Ibunya Prabowo kristen atau Ibadah Jokowi ngaco. Masih banyak isu negatif lain yang lebih berbobot untuk disebutkan.

Banyak baca dan cari informasi lah.. pake tuh internet, pikiran lalu hati. Jangan sepotong2, atau percaya membabi buta sama satu sisi cerita.

May the kindest person win.. 😀

 

 

 

Advertisements

2 thoughts on “Pendukung Cerdas dan beretika..

  1. Si matt jg sibuk kali kampanya jagoannya hihi. Sampe capek denger dia bahas ini

aaaaaaand you say..?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s